Rabu, 09 November 2022

 

Menjaga Tri TA
Juharoh Juha
***************

Menjaga sesuatu  lebih susah dari pada mendapatkanya.
Benarkah?

Pertanyaan diatas tidak usah anda jawab. Karena anda bukan sedang ujian. Tapi, ujian sebenarnya adalah ketika kita diberi amanah entah itu berupa harta ( kekayaan), tahta ( pekerjaan) ataupun wanita.(pasangan ).

Terkadang, tanpa  disadari kita sering melakukan kesalahan. Yaitu melepaskan sesuatu  yang sudah digenggaman. Karena mengharap yang masih diangan- angan . Iya kalau yang diangan- angan itu bisa kita dapatkan. Kalau tidak, rugi bukan?
Ibarat si lebay malang. Kesan sini tak dapat untung, malah buntung.

Juga karena kita melihat apa yang orang lain miliki tampak lebih  bagus dari pada yang kita punya. 
Ibarat kata pepatah, rumput tetangga kelihatan lebih hijau.
Artinya, hal yang biasa saja yang dimiliki orang lain nampaknya bagus.

Padahal tanaman padi yang sudah jelas bermanfaat  ada di depan mata.
Alhasil, karena kita terlalu asyik melihat rumput  yang bergoyang. Sehingga padi yang semula kita tanam menjadi tak terpandang. Akhirnya bisa mati, ataupun bisa diambil orang. Kalau sudah begitu, apa mau dikata. Hendak pulang,malu. Tak pulang rindu.
Sakit, tauuu...

Naah, dari pada berenang ketepian baru berakit kehulu. Mending sakit - sakit dahulu berenang kemudian.
Lebih baik kita sakit menerima apa yang kita rasakan agar mendapat kebahagiaan dihari kemudian.
Dari pada jika kita mencari kebahagiaan dengan melepas apa yang ditangan. Namun akhirnya sakitlah yang dirasakan.

So, seberapapun   jumlah harta kita,Syukuri saja. Insya Allah akan ditambah keberkahannya.
Bukankah Allah berjanji dalam firman-nya, bahwa  Allah, SWT akan menambah nikmat hambanya yang mau bersyukur. Dan Akan memberi azab yang sangat pedih bagi hambanya yang kufur. Nauzdubillah.

Dan jika punya pekerjaan yang masih dirasa kurang layak rasanya. Jalani saja prosesnya. Karena usaha tak kan pernah berkhianat pada perolehan hasilnya. Begitu pula dengan pasangan hidup kita, mungkin tidaklah sempurna. Tapi mungkin itulah jodoh terbaik  hingga jannah-Nya.

Sekian dan mohon maaf atas semua silaf dan khilaf.

Mendulang emas logam mulia,
Paling cantik dibuat liontin,
Jika ada hati yang terluka,
Mohon maaf lahir dan bathin.

Kesawah menanam kangkung,
Kangkung ditanam berjejer jejer,
Jangan ada yang tersinggung,
Karena ini  hanya self reminder.

Sabtu, 04 Juni 2022

Basmallah

 

Basmallah
By Juharoh Juha 

Bismillahirrahmanirrahim.
Tiada kalimat yang paling indah. Melainkan kata yang dimulai dengan basmallah.
Kata yang mengurai makna Maha kasih dan maha pemurah. Maha penyayang yang semuanya disayang tak pilih belah.
Sungguh suatu anugerah. Jika setiap kalimat kita dapat mengawalinya dengan basmallah.

Namun terkadang kita tersilaf dan terlupa. Karena alpa atau mungkin sedang tergesa . Kalimat basmallah tak jadi pemula. Terus saja berucap ribuan kat hingga selesai berbicara.

Sebenarnya apa hikmah dari membaca basmallah?
Kalimat yang berkafazd  bismillahirrohmaanirrohiim.
Yang mempunyai arti
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Apa ia hanya pemanis kata belaka?
Atau hanya pemula kata tak bermakna?
Sepertinya bismillah mempunyai makna yang begitu besarnya.

Selain pembuka kata dan pemula acara. Bismillah memiliki ragam faedah dan guna. Salah satunya yaitu menuntun kita masuk surga.

Dari Atha’ bin Jabir bin Abdullah berkata:

“Ketika Bismillaahir rahmaanir rahiim diturunkan, maka larilah awan ke arah Barat tenanglah angin, kocaklah lautan, jatuhlah binatang-binatang karena sakitnya, setan-setan dilempari dari langit, dan Allah ‘Azza wa jalla bersumpah dengan kemuliaan-Nya, nama-Nya tidak disebut dalam bibir yang berpenyakit, dan nama-Nya tidak disebut pada sesuatu melainkan Allah memberkatinya, siapa membaca “Bismillaahir rahmaanir rahiim”, maka ia masuk surga.”

Dari satu saja keutamaan membaca kalimat basmallah. Kita sudah memperoleh manfaat atau faedah. Yang sangat besar dan tak kita sangka. Tak sekecil dan sependek bacaannya.
Terlihat gampang kedengarannya. Namun kita sering melupakannya. Padahal dengan satu kalimat saja, kita bisa dituntun masuk kedalam Jannah -Nya.

Marilah kita semua. Untuk mulai mengajak lidah kita terbiasa. Mengucapkan Basmallah sang pemula kata.
Selain agar terkabul segala hajat dan rencana. Kita juga dapat balasan surga.

Ternyata jalan kesurga murah ya, harganya?
Tapi anehnya banyak yang lupa.



Jumat, 03 Juni 2022

Pantun Agama

 Menanam cinta di atas para,

Para dirubuhkan ambyarlah perasaaan,

Agar kita mendapatkan jannah-Nya,

Mari mengaji dan menebar kebaikan.


Cinta dirasa janganlah terlalu,

Kalaulah  putus  carilah  lagi,

Ilmu dunia akhirat semua  perlu,

Waktu ibadah dan muamalah harus dibagi.


Ada rusa ditusuk belati

Rusa mati lalu dipendam 

Berulang kali Rasul disakiti 

Tapi tak pernah dengki dan dendam


Ada bangkai berbau busuk

Tetap tercium meski tlah dipendam

Biar seribu kali hatimu  tertusuk

Tetapi jangan sampai kau simpan dendam


Jangan makan didepan pintu

Orang lewat tubuhmu tertendang

Biarlah orang sakiti hatimu

Tetaplah berperilaku kasih dan sayang


Sungguh indah bunga melati

Simpan setangkai dalam jambangan

Sungguh bahagia rasanya hati

Jika diri dapat diambil kebaikan





Rizkimu


Rizki

Juharoh Juha

**************

Rezekimu berapa?
Rezekimu dimana?
Allahlah  penentunya.

Yang namanya rezeki itu tidak  bisa di tebak. Ibarat orang belajar nembak. Kadang tepat sasaran kadang meleset.

Tapi, walau begitu peluru peluru usaha harus digencarkan. Granat granat ikhtiar harus di kencangkan. Bombardir  doa pun harus lebih dikuatkan.
Agar dentumannya menembus sampai kelangit teratas. Dan menembus batas  taqdir yang telah tersurat oleh sang pemilik singgasana Arasy.
Dan gempitanya sampai ke semesta raya.
Berbuahlah segala ikhtiar dan rengek pinta.

Terkadang, rezeki datang tanpa di sangka - sangka.
Kadang juga yang dinanti tanpa kabar berita.
Namun yakinlah disetiap doa yang kau pinta. Disetiap jemari yang kau tengadah . Setiap derap kaki teriring  langkah.
Mencari maisyah dengan menggapai ridho Allah

Namun kau harus sabar dan ikhlas
Kan ada doa  yang belum terbalas. Namun     kekayaan Allah yang maha luas. Tak terbatas. Akan menghampirimu hingga kau merasa puas.

Tapi, ada saatnya manusia tak sabar. Menunggu penantian yang penuh debar. Dengan prilaku gusar. Hingga berkata kasar. Protes dan demo kepada Tuhan yang Maha Besar.Seperti mahasiswa minta turunkan harga pasar.

Kemana rezekiku?
Rezeki tak kemana mana. Ia sudah ada pada singgasananya. Hanya kita mungkin yang salah senjata. Dalam menembaknya . Atau salah  pakai petunjuk arahnya. Hingga kita belum sampai ke tempat dimana rezeki sudah diatur oleh -Nya.
Tentang kadar atau jumlahnya. Segitulah rezeki kita. Dan jangan takut rezeki tertukar. Percayalah pada qoda dan qodar.

Tapi jangan pula malas. Mengemis pinta yang belum berbalas. Mengais Rizki Allah di Rahmatnya yang Maha luas.




Jumat, 20 Mei 2022

LUKISAN MALAMKU

Juharoh Juha 

***************


Kusuka melukis malam

Dalam selimut kelam


Meski  ia bersahabat gelap

Dalam heningnya, kudekap


Banyak isyarat yang datang kutangkap

Pesan semesta dapat kuserap


Tanpa ada degup yang berderap

Dalam sunyi senyap


Inspirasiku merayap

Padamu malaikat tanpa sayap 


Ada bayangmu yang  sejenak datang

Lalu menghilang


Dalam kelebat bayang

Hingga fajar datang menjelang.


Lukisan  namamu

Abadi  selalu


Dalam bait doa

Di sepertiga  masa 


          Yang kujaga.....

Kata Sakti

 Kata Sakti


Juharoh Juha 

***************


Aku tahu, tapi...

Aku ingin,tapi...

Aku bisa, tapi...

Ah..

Banyak benar tapimu

Buang saja tapimu


Tapi,

Sebuah kata sakti

Menghindar dari yang benar

Menyerah sebelum melangkah

Mengalah tak merasa bersalah

Tak adakah kata pengganti

Yang lebih seksi untuk dinikmati

Yang lebih nikmat untuk disantap

Yang lebih familiar untuk didengar


Tapi,

Hanya sebuah kata sakti 

Untuk sebuah alasan 

Berteman kemalasan

Dan keputusasaan

Juga lambang ketidakberdayaan

Yang tak berujung kemenangan.

Jumat, 29 April 2022

Langit Rindu

Langit Rindu

Juharoh Juha 

***************


Langitmu, langitku.

Masih seperti dulu,

Biru.


Kelabu telah berlalu.

Karna rindu.

Masih tetap bersemu.


Jangan biarkan cerutumu ,

Bersama candu.

Jika kau mabuk, siapa penawar rindu??Langit Rindu

Juharoh Juha 

***************


Langitmu, langitku.

Masih seperti dulu,

Biru.


Kelabu telah berlalu.

Karna rindu.

Masih tetap  bersemu.


Jangan biarkan cerutumu ,

Bersama candu.

Jika kau mabuk, siapa penawar rindu??

  Menjaga Tri TA Juharoh Juha *************** Menjaga sesuatu  lebih susah dari pada mendapatkanya. Benarkah? Pertanyaan diatas tidak ...