Senin, 18 April 2022

SEPERTI KAWAN

 


Juharoh Juha


Seekor cicak

Berdecak

Cek cek cekkk

Mengejek

Sejenak  terhenyak

Bertanya sendiri

Siapa diri

Kenapa hati

Tiada iri berteman dengki

Namun benci menodai 

Kutatap langit masih gelap 

Mata terbelalak menatap 

Otak terkesiap

Hati meratap

Lemah lunglai ruas sendi persendi

Bagai burung  yang patah sayap

Tak bisa terbang berteman awan

Berkicau sebentar lalu  hinggap ke dahan

Diam sepi tiada kawan


            Entah dimana kawan 


            Menjelma serupa  lawan


            Terkadang seperti kawan.


Semua tampak tak lagi menawan.

Meski wajah terlihat ayu rupawan

Entah kenapa hati tak lagi tertawan

Kemana hati kan tertautkan

Semua bisu bertemankan

Segala diam jadi pilihan

Siapa kawan?

Mana lawan

Dalam bimbang  seorang diri

Meratapi pilu hati

Yang terrantai sepi

Kapankah?

Kembali lagi?






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Menjaga Tri TA Juharoh Juha *************** Menjaga sesuatu  lebih susah dari pada mendapatkanya. Benarkah? Pertanyaan diatas tidak ...