Rabu, 27 April 2022

Kekasih yang Hilang

 Kekasih Yang Hilang

Juharoh Juha 

***************


Jika "menghilang" membuat hati tenang. Tak kan ada yang namanya "datang."

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Konon, disuatu negeri antah berantah. 

Yang gemah Ripah loh jinawi. Yang negerinya aman damai terkendali. Makmur dan kaya - raya hingga minyak goreng  sempat susah dicari.


Hiduplah sekelompok masyarakat yang rukun damai dan sejahtera. Mereka terdiri dari berbagai suku. Meskipun begitu, mereka selalu bersatu. Tidak ada perselisihan diantara mereka. 


Namun, ada satu hal yang dirasa janggal, di desa ini. Sebut saja desa Rempug Rukun. Di desa ini terjadi sebuah fenomena aneh. 


Konon, disetiap tahunnya. Khususnya dibulan ramadhan. Banyak jamaah yang berada di masjid menghilang. Dan tidak diketahui sebab musababnya. Dan anehnya lagi. Mereka merasa hal itu sebuah kejadian yang lumrah.  Sehingga tidak ada yang mencari atau lapor polisi.

Padahal jumlah jamaah yang hilang itu lebih dari jamaah yang ada.


Kejadian menghilangnya para jamaah biasany terjadi pada malam ke 7 sampai menjelang lebaran. Angka  7 bukan mereka anggap keramat. Namun itulah kenyataannya. Malam selanjutnya  menjadi sepi,tenang mencekam. Hanya berteman suara kipas angin yang berputar  diiringi  nyangian cicak di dinding.


Pada malam di Minggu pertama, jamaah masih penuh sesak memenuhi shaf di barisan masjid.  Hingga berdesak desakan.Tiba -  tiba dimalam berikutnya mendadak hilang. Hingga tinggal bersisa 1 atau dua shaf. Entah kemana para kekasih Allah yang konon ingin meraih seribu  bulan.


Menghilangnya mereka tidak bisa diketahui secara pasti. Dan tidak ada dari mereka yang meneliti atau mencari tahu keberadaan mereka.


Kejadian ini berulang setiap tahunnya . Dan sudah menjadi budaya. Keanehan kembali terjadi. Ketika di suatu pagi. Suara tahmid takbir dan tasbih berkumandang. Para jamaah yang hilang datang. Mereka kembali pulang  Dengan wajah berseri dan tampak senang. Pakaian merekapun terlihat baru. 


Mereka  berbondong bondong kembali menjadi jamaah. Mereka menyebutnya itu hari kemenangan. Mereka kembali menjadi jamaah. Yang pernah menghilang tanpa berita. Mereka bersalam salaman berpelukan dan bermaaf - maafan.


Terlihat kerukunan dan kedamaian.

Melepas rindu setelah sekian malam tak bertemu. Dalam sujud tarawih yang syahdu. Menjadi kekasih Allah yang tetap dirindu. Meski pernah menghilang setidaknya sudah berusaha datang. 

Untuk meraih kembali cinta Allah yang sempat mereka tinggalkan.


Semoga datangnya kembali  tak kan  berulang dan lepas lagi. 

Sehingga bisa menjadi hamba yang mempunyai derajat tertinggi. 


Yang pergi tak selamanya  hilang .

Datangnya  untuk menjadi insan yang menang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Menjaga Tri TA Juharoh Juha *************** Menjaga sesuatu  lebih susah dari pada mendapatkanya. Benarkah? Pertanyaan diatas tidak ...