ada yang diam - diam benci
ada yang benci dalam diam
ada yang benci tapi diam
ada yang diam tapi benci
sesungguhnya benci itu
benar benar cinta
dan itulah rasa
benci dan cinta
ibarat kopi dan gula
saling memberi rasa dan aroma
benci hadir dalam cinta
cinta juga sering bercampur benci
benci jika cinta di khianati
cinta jika benci tak lagi menaklukkan hati
dan nyatanya
sampai detik ini
aku benci padamu
benar benar cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar