Lelahnya Lillah
Juharoh Juha
*************""
By Juharoh Juha
***********"*******
Lelah
Dalam tetes peluh
Lelah yang tanpa keluh
Lelahnya untuk bhakti suci
Merawat permata hati
Menimangnya hingga tidur lagi
Dari pagi hingga malam hari.
Pejam mata tak lena lagi
Terusik rengek tangis tiada henti
Tengah semua makhluk terbuai mimpi
Tengah alam sunyi sepi
Sendiri jaga
Tak peduli apa
Melipur lara jadi tawa
Mengais tangis dalam lirih doa
Tertawa meski tak bahagia
Pura puranya bukan dusta
Demi anaknya dapatkan bahagia
Sang ahli surga
Sebutan yang pantas baginya
Bukan lagi pahala
Apalagi piala
Balasan baginya
Tapi surga
Yang bertahta ditelapak kakinya
Kalau bukan dia
Siapa lagi
Yang rela bertaruh nyawa
Berkorban jiwa
Berserah raga
Tak mohon balas jasa
Tak pinta puji bahasa
Tak peduli derita menyapa
Bahkan nyawanya pun rela
Ia tukar dengan apa
Demi seorang yang disebutnya buah hati
Belahan jiwa
Kalau bukan Lillah, apa yang ia harap?
Kalau bukan Lillah berapa upah ia dapat
Kalau bukan Lillah balas jasa apa yang pantas dibuat?
Kalau bukan Lillah, sumpahnya tak jadi keramat!
Mengapa masih ada.
Sebutan anak durhaka?
Apakah neraka lebih indah tempatnya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar